NEGARA DAN WARGA NEGARA

1. NEGARA
A. PENGERTIAN NEGARA
Negara adalah sekelompok manusia yang menempati suatu wilayah tertentu dan mengetahui adanya sistem pemerintahan yang mengurus hukum dan tata tertib. Negara merupakan alat masyarakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan antar manusia dalam masyarakat.
B. TUGAS UTAMA NEGARA
Secara umum, tugas negara dapat dibedakan antara tugas esensial dan tugas fakultatif.
• Tugas esensial
Tugas esensial negara adalah mempertahankan negara sebagai organisasi politik yang berdaulat. Tugas ini menjadi tugas negara (memelihara perdamaian, ketertiban, dan ketentraman dalam negaraserta melindungi hak milik dari setiap orang) dan tugas eksternal (mempertahankan kemerdekaan negara) tugas esensial sering disebut tugas asli dari negara sebab dimiliki oleh setiap pemerintah negara di seluruh dunia.
• Tugas fakultatif
Tugas fakultatif negara diselenggarakan oleh negara untuk dapat memperbesar kesejahteraan umum baik moral, intelektual, soaial, maupun ekonomi. Misalnya memelihara kesejahteraan fakir miskin, kesehatan dan pendidikan rakyat.
C. TEORI TERBENTUKNYA NEGARA
• Teori hukum alam (Plato dan Aristoteles)
• Teori Ketuhanan
• Teori Perjanjian (Thomas Hobbes)
Manusia bersatu membentuk negara untuk mengatasi tantangan dan menggunakan persatuan dalam gerak tunggal untuk kebutuhan bersama. Negara juga terbentuk karena:
• Penaklukan
• Peleburan
• Pemisahan diri
• Pendudukan suatu wilayah
D. SIFAT-SIFAT NEGARA
a. Sifat memaksa, agar peraturan perundang-undangan yang telah ditetapkan ditaati untuk menciptakan suasana tertib dan mencegah sikap anrki. Sifat ini mempunyai arti kekuasaan untuk memakai kekerasan fisik.
b. Sifat monopoli, dapat menyatakan bahwa suatu aliran kepercayaan atau aliran politik tertentu di kurangi hidup dan disebarluaskan oleh karena dianggap bertentangan dengan tujuan masyarakat.
c. Sifat mencakup semua (all embracing). Semua peraturan perundang-undangan berlaku untuk semua orang tanpa terkecuali.
E. BENTUK NEGARA
1. Negara Kesatuan adalah negara yang kekuasaanya untuk mengurus seluruh pemerintahan ada ditangan pemerintah pusat atau negara yang pemerintah pusatnya memegang kedaulatan sepenuhnya baik kedalam maupun keluar. Negara kesatuan memiliki ciri-ciri yaitu hanya ada satu UUD, satu kepala negara, satu kabinet, satu parlemen. Negara kesatuan ada 2 macam yaitu :
a. Negara Kesatuan Sistem Sentralisasi
Adalah ne3gara kesatuan yang semua urusan pemerintahannya diatur dan diurus oleh pemerintah pusat, sedangkan daerah hanya tinggal melaksanakan saja semua kebijaksanaan yang ditetapkan pemerintah pusat.
b. Negara Kesatuan Sistem Desentralisasi
Adalah negara kesatuan yang semua urusan pemerintahannya tidak diurus sepenuhnya oleh pemerintah pusat, melainkan sebagian urusan pemerintahannya didelegasikan atau diberikan kepada daerah-daerah untuk menjadi urusan rumah tangga daerah masing-masing. Dalam negara kesatuan sistem desentralisasi daerah berstatus sebagai daerah otonom.
2. Negara Serikat adalah suatu negara yang terdiri dari beberapa negara bagian dengan pemerintah pusat (federal) yang menyelenggarakan kedaulatan keluar, sedangkan kedaulatan kedalam tetap ada pada pemerintah negara bagian.
Dalam negara serikat ada dua macam pemerintahan, yaitu :
a. Pemerintah Federal
Pemerintah federal biasanya mengurusi hal-hal yang berhubungan dengan hubungan luar negeri, keuangan, pertahanan negara, dan pengadilan.
b. Pemerintah Negara Bagian
Di dalam negara serikat, setiap negara bagian diperkenankan memiliki Undang-Undang Dasar, Kepala Negara, Parlemen, dan Kabinet sendiri.
F. UNSUR-UNSUR NEGARA
a. Konstitutif
Negara meliputi wilayah udara, darat, perairan, rakyat dan pemerintahan yang berdaulat.
Wilayah adalah batas wilayah suatu negara ditentukan dalam perjanjian dengan negara lain. Perjanjian itu disebut Perjanjian Internasional, perjanjian dua negara disebut perjanjian Bilateral dan apabila dilakukan oleh banyak negara disebut perjanjian Multilateral.
Rakyat adalah sekelompok manusia yang menempati suatu negara untuk menjalankan pemerintahan.
Pemerintah adalah badan yang berhak mengatur dan berwenang merumuskan serta melaksanakan peraturan yang mengikat rakyat.
b. Deklaratif
Negara mempunyai tujuan, UUD, kedaulatan, pengakuan dari negara lain secara de jure dan de facto, dan ikut dalam PBB. Beberapa tujuan negara :
• Perluasan kekuasaan
• Perluasan kekuasaan untuk tujuan lain
• Penyelenggaraan ketertiban hukum
• Penyelenggaraan kesejahteraan umum

Kedaulatan merupakan kekuasaan tertinggi untuk memaksa rakyatnya mentaati dan melaksanakan peraturan (kedaulatan ke dalam). Negara juga harus mempertahankan kemerdekaannya (kedaulatan ke luar). Negara menuntut kesetiaan yang mutlak.
Sifat-sifat kedaulatan :
• Permanen : kedaulatan hanya akan lenyap bersama dengan lenyapnya negara
• Absolut : tidak ada kekuasaan yang lebih tinggi daripada kekuasaan negara.
• Tidak terbagi : kekuasaan pemerintah dapat dibagi, tapi kekuasaan tertinggi negara tidak dapat dibagi-bagi.
• Tidak terbatas : kedaulatan berlaku untuk setiap orang tanpa terkecuali.

2. WARGA NEGARA
A. Pengertian Warga Negara
Warga negara adalah sekumpulan manusia yang tinggal menempati wilayah suatu negara untuk menjalankan pemerintahan. Setiap warga negara memiliki persamaan hak dihadapan hukum, privasi dan tanggungjawab.
B. Kiteria Menjadi Warga Negara
• Kriterium kelahiran menurut asas keibu-bapaan atau disebut juga Ius Sanguinis. Di dalam asas ini seseorang memperoleh kewarganegaraannya berdasarkan asa kewarganegaraan orangtuanya, dimanapun ia dilahirkan.
• Kriterium kelahiran menurut asas tempat kelahiran atau Ius Soli. Di dalam asas ini seseorang memperoleh kewarganegaraannya berdasarkan negara tempat dimana dia dilahirkan, meskipun orangtuanya bukan warga negara dari negara tersebut.
Konflik yang terjadi antara Ius sanguinis dan Ius Soli akan menyebabkan terjadinya kewarganegaraan yang rangkap (Bipatride) atau tidak mempunyai kewarganegaraan sama sekali (Apatride). Apabila terjadi konflik tersubut maka digunakan dua stelsel, yaitu :
• Hak opsi yaitu hak untuk memilih kewarganegaraan (stelsel aktif)
• Hak repudiasi yaitu hak untuk menolak kewarganegaraan (stelsel pasif)
C. Kelompok yang Berada dalam Negara
• Penduduk ialah mereka yang memenuhi syarat tertentu yang ditetapkan oleh peraturan negara yang bersangkutan, diperkanankan mempunyai tempat tinggal pokok (domisili) di wilayah negara tersebut. penduduk dibedakan menjadi dua, yaitu :
– Penduduk warga negara adalah penduduk yang sepenuhnya dapat diatur oleh pemerintah negara tersebut dan mengakui pemerimtahannya sendiri.
– Penduduk bukan warga negara adalah orang asing atau penduduk yang tinggal di suatu negara hanya sementara waktu.

3. Source
http://karinarisaf.blogspot.com/2010/12/negara-negara-adalah-suatu-organisasi.html
https://abiand.wordpress.com/tugas/4-warga-negara-dan-negara/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s