Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan (Part II)

II. Penduduk, Masyarakat dan Kebudayaan
1. Pertumbuhan penduduk
Penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati suatu wilayah geografi dan ruang tertentu.
Pertumbuhan penduduk yaitu perubahan populasi sewaktu-waktu dan dapat dihitung sebagai perubahan dalam jumlah individu dalam sebuah populasi menggunakan “per waktu unit” untuk pengukuran.
Ketika pertumbuhan penduduk sangat pesat maka hasilnya akan kelebihan penduduk. Hal ini akan menyebabkan berbagai masalah seperti kemacetan lalu lintas, polusi dan lainnya.
Pertambahan penduduk pada dasarnya dipengaruhi oleh faktor-faktor demografi, yaitu :
– Kematian (mortalitas)
– Kelahiran (natalitas)
– Migrasi (mobilitas)
Migrasi adalah perpindahan penduduk dari negara asal menuju negara lain yang bertujuan untuk menetap.
Kelahiran dan kematian dinamakan faktor alami, sedangkan perpindahan penduduk dinamakan faktor non alami. Di dalam pengukuran demografi ketiga faktor tersebut diukur dengan tingkat/rate. Tingkat/rate adalah ukuran frekuensi suatu penyakit atau peristiwa/kejadian tertentu yang terjadi pada suatu populasi selama periode waktu tertentu, dibandingkan dengan jumlah penduduk yang menanggung resiko tersebut.

2. Kebudayaan dan kepribadian
Kebudayaan adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia sehingga bersifat abstrak.
Perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya berupa perilaku dan benda0benda yang bersifat nyata, misalnya : pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain yang semuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
Kepribadian adalah keseluruhan cara sesorang individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain.
Ada dua faktor kepribadian, yaitu :
i. Faktor keturunan yaitu biasanya merujuk pada faktor genetika seorang individu terutama dalam bentuk fisik, misalnya tinggi badan, wajah yang mirip dengan orang tua dan lainnya.
ii. Faktor lingkungan yang biasanya membentuk karakter yang paling besar yang dipengaruhi oleh keluarga, teman, dan kelompok sosial lainnya. Sebagai contoh teman yang terbiasa disiplin akan membuat teman lainnya ikut terbawa dalam kebiasaan tersebut.

3. Kebudayaan Barat
Kebudayaan barat adalah kebudayaan yang cara pembinaan kesadarannya dengan cara memahami ilmu pengetahuan dan filsafat. Mereka melakukan berbagai macam cara diskusi dan debat untuk menemukan dan menentukan makna seperti apa yang sebenarnya murni/asli dari kesadaran. Mereka banyak belajar juga mengajar yang awalnya datang dari proses diskusi dan perdebatan yang mereka lakukan. Melalui proses belajar dan mengajar, para ahli kebudayaan barat dituntut untuk pandai dalam berceramah dan berdiskusi. Hal itu dilakukan karena pada akhirnya akan banyak yang mengikuti ajarannya.
Pengaruh kebudayaan Barat contohnya dalam seni, musik, film, cerita, dan lainnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s